2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hiperkolesterolemia adalah keadaan yang ditandai oleh adanya peningkatan kadar
lemak dalam darah yang berbahaya bagi tubuh khususnya sering di jumpai adalah penyakit
jantung koroner .Untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya pola makan yang dapat
mencegah dan mengatasi masalah kardiovaskuler, antara lain dengan menggunakan bahan
tradisional yang harganya lebih terjangkau. Salah satu pengobatan alternatif menggunakan
senyawa bahan alam untuk penanganan hiperkolesterolemia adalah serat. Mengonsumsi serat
dapat menurunkan kadar kolesterol, salah satunya dengan cara menurunkan kadar kolesterol
dalam plasma darah melalui mekanisme peningkatan eksresi asam empedu ke feses serta
meningkatkan konversi kolesterol plasma menjadi asam empedu dalam hati. Serat yang
digunakan yaitu rumput laut coklat (Turbinaria ornata). Rumput laut coklat (Turbinaria
ornata) dibuat menjadi tepung untuk komposisi pembuatan flakes cereal. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui penurunan kadar kolesterol total pada mencit putih melalui
adanya pemberian asupan flakes cereal rumput laut coklat (Turbinaria ornata). Adapun
hewan uji yang digunakan yaitu sebanyak 25 ekor yang di induksi kuning telur puyuh dibagi
menjadi 5 kelompok perlakuan.Formulasi flakes cereal dibuat menjadi 3 formula dengan
konsentrasi 15 %, 35%, 55%. Hasil pengujian didapat pada formula ke 2 yaitu 35% memiliki
efektivitas hampir sama dengan kontrol positif yaitu Cholstiramide.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penggunaan produk kosmetika maupun perawatan tubuh yang mengandung
bahan alami akhir-akhir ini lebih dipilih oleh masyarakat, salah satu jenis kosmetika
yang digemari adalah pewarna rambut. Daun bayam merah (Amaranthus tricolor
L.) dapat digunakan sebagai pewarna alami karena mengandung antosianin. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan formula terbaik dari pewarna rambut
dalam bentuk sediaan gel yang mengandung ekstrak etanol 70% daun bayam merah
(Amaranthus tricolor L.) berdasarkan mutu fisik dan kesukaan. Ekstrak kental
diperoleh dengan cara diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut
etanol 70% dan penambahan asam sitrat 3% kemudian maserat di rotary evaporator
kemudian di waterbath hingga didapatkan ekstrak kental. Formula sediaan gel
pewarna rambut dibuat dengan 3 konsentrasi ekstrak daun bayam merah yang
berbeda, yaitu konsentrasi 10% (F1), 15% (F2) dan 20% (F3). Hasil sediaan
berbentuk gel dan berwarna coklat. Hasil seluruh sediaan gel (basis gel, F1, F2 dan
F3) diuji stabilitas menggunakan metode cycling test. Pada uji pH, kisaran 2,5
hingga 3,56. Uji viskositas kisaran 5.500 sampai 49.000 cps. Uji daya sebar kisaran
5,35 sampai 5,89 cm. Rambut hasil bleaching yang telah direndam di dalam sediaan
gel selama 4 jam pada basis gel, F1, F2 dan F3 secara berturut-turut menghasilkan
warna black brown, nut brown, pearl copper, dan olive brown. Hasil stabilitas
terhadap pencucian dapat bertahan 4 kali pencucian pada F1. Hasil stabilias
terhadap sinar matahari tidak mengalami perubahan terhadap rambut yang diberi
perlakuan. Uji kesukaan menunjukan pada sampel rambut yang telah diberi
pewarna, panelis lebih menyukai F1 untuk parameter warna dan tekstur, sedangkan
aroma lebih menyukai F2. Uji kesukaan pada sediaan gel, panelis menyukai F1.