Sebanyak 67 item atau buku ditemukan

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PENGELOLAAN OBAT LASA TERHADAP KEJADIAN MEDICATION ERROR PADA TAHAP DISPENSING DI INSTALASI FARMASI RSUD PALABUHANRATU

No. 860 Medication error adalah ketidaktepatan penggunaan obat-obatan yang menyebabkan banyak kerugian pada pasien yang sebenarnya dapat dicegah. Penelitian dilatar belakangi masih ditemukannya kejadian medication error pada saat pelayanan kefarmasian berlangsung khususnya pada fase dispensing. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan pengelolaan obat LASA dengan kejadian medication error pada tahap dispensing di Instalasi Farmasi RSUD Palabuhanratu yang menjadi faktor penyebab terjadinya medication error dengan metode cross sectional secara prospektif menggunakan kuesioner. Jumlah sampel 30 petugas pelayanan kefarmasian yang dihitung menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei- Juli 2021 di Instalasi Farmasi RSUD Palabuhanratu. Hasil data sosiodemografi petugas pelayanan kefarmasian usia terbanyak dewasa awal (44%), jenis kelamin terbanyak perempuan (70%), pendidikan terbanyak SMK Farmasi (50%), dan masa kerja terbanyak 1-5 tahun (37%). Pengetahuan obat LASA terbanyak berkriteria baik (80%), pengelolaan obat LASA terbanyak berkriteria baik (60%) dan medication error tercatat sebanyak (27%). Tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan obat LASA dengan medication error (p-value=0.34) dan terdapat hubungan yang signifikan antara pengelolaan obat LASA dengan medication error (p-value=0.01). Kata Kunci : Medication Error, Pengetahuan, Pengelolaan, LASA

OPTIMASI EMULGATOR TERHADAP MUTU FISIK SEDIAAN KRIM ANTI ACNE KOMBINASI EKSTRAK ETANOL 96% RIMPANG KUNYIT (Curcuma domesticae Val) DAN MINYAK JINTAN HITAM (Nigella sativa)

No.185 Ekstrak etanol 96% rimpang kunyit (Curcumae domesticae Val) dan minyak jintan hitam (Nigella sativa) adalah kombinasi bahan alam yang menghambat pertumbuhan Propionibacterium acnes dan Staphylococus aureus. Penelitian ini melakukan optimasi emulgator menggunakan tween 80 dan span 80 dengan 4 formulasi yang memiliki nilai HLB berbeda. Tujuannya untuk melihat pada nilai HLB berapa sediaan krim anti acne dengan emulgator tween 80 dan span 80 memiliki mutu fisik yang stabil dan optimal. Hasil Penelitian menunjukkan sediaan terbaik diperoleh dari Formulasi 1 dengan konsentrasi Emulgator 2,48% dengan perbandingan tween 80 sebanyak 1,1 gram dan span 80 sebanyak 0,14 gram. Krim dengan nilai HLB 9 merupakan formulasi dengan stabilitas fisik yang baik, karena kenaikan nilai viskositas yang terjadi sesudah cycling test tidak signifikan dan cenderung stabil. Dari analisis data menggunakan Two-Way Anova yang dilakukan terhadap hasil uji pH, viskositas dan daya sebar, dihasilkan bahwa tidak ada perbedaan bermakna pada mutu fisik keempat formulasi krim pada nilai HLB yang berbeda dapat dilihat dari nilai p-value > 0,05.

EVALUASI PENYIMPANAN OBAT DI APOTEK SARTIKA BOGOR

No.183 Berdasarkan Permenkes RI No.73 tahun 2016 penyimpanan sediaan obat disusun memakai sistem FEFO dan FIFO untuk meminimalkan kerusakan serta hilangnya jenis obat. Selain itu obat disusun berdasarkan alfabetis untuk memudahkan dalam pengawasan serta pencarian jenis obat ketika dalam distribusi obat ke pasien. Penyimpanan obat yang tidak tepat dapat menimbulkan kerusakan pada obat, kadaluwarsa dan mutu obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyimpanan obat dan kesesuaian penyimpanan obat di Apotek Sartika Bogor. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan teknik pengumpulan data secara prospektif pada bulan Maret 2021. Hasil penelitian ini menerangkan bahwa sistem penyimpanan obat di Apotek Sartika berdasarkan kelas terapi, bentuk sediaan, suhu dan alfabetis. Penyimpanan obat bebas mencapai persentase 98,6%, penyimpanan obat bebas terbatas mencapai 97,8% dan penyimpanan obat tradisional mencapai persentase 80% sehingga sudah sesuai dengan Permenkes No 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek.