FAKTOR FAKTOR PENYEBAB AKURASI STOCK OPNAME TIDAK TERCAPAI DI INSTALASI FARMASI KHUSUS IGD RS BAYUKARTA KARAWANG
Dalam menentukan persediaan obat yang baik maka perlu adanya pengelolaan obat yang baik pula. Kegiatan stock opname merupakan suatu kegiatan pemeriksaan terhadap persediaan barang sebagai salah satu bentuk pengawasan farmasi yang dilakukan untuk mengetahui kesesuaian jumlah barang yang tersedia sama dengan jumlah barang yang tercatat di komputer.Berdasarkan data Stock Opname perbulan di Instalasi Farmasi IGD RS Bayukarta Karawang, persentase akurasi Stock Opname masih belum bisa tercapai sesuai kebijakan manajemen RS Bayukarata Karawang yaitu minimal 97%. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran stock opnamefaktor apa saja dalam melakukan stock opname yang mempengaruhi akurasi stock opname di Instalasi Farmasi IGD RS Bayukarata Karawang tidak tercapai. Penelitian menngunakan data stock opname bulan Septrmber-Oktober 2020 untuk selanjutnya dilakukan observasi penelitian di Instalasi Farmasi IGD meliputi pengelolaan perbekalan farmasi, alat kesehatan, Barang Medis Habis Pakai (BMHP), dan proses stock opname. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Stock Opname di Instalasi Farmasi Khusus IGD RS Bayukarta Karawang dilakukan oleh 6 petugas dengan data rata-rata akurasi yaitu 93,53% dengan faktor yang mempengaruhi akurasi stok opname yaitu diakibatkan karena kejadian yang diakibatkan pada saat pentimpanan dan pengemasan (44,0%), kejadian kesalahan input pada saat transaksi (28,8%), kejadian kesalahan penerimaan barang dari logistik farmasi (16,8%), dan kejadian salah hitung stock dan input stock (10,4%). Kejadian tersebut terjadi karena petugas belum seluruhnya memahami danmensosialisasikan SPO yang sudah ada.