Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Penulis: Rita Kartikawati
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISA KESESUAIAN ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN MUTU PELAYANAN KEFARMASIAN YANG DITERIMA DI APOTEK PALEDANG FARMA BOGOR

2025Koleksi Perpustakaan

Pertumbuhan Apotek di daerah Kota Bogor yang semakin meningkat pesat sampai tahun 2022 serta konsumen yang semakin selektif dan berpengetahuan mengharuskan Apotek untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya. Oleh sebab itu perlu diketahui apakah pelayanan yang telah diberikan selama ini telah sesuai dengan harapan konsumen atau belum dari sisi kualitas pelayanan yang meliputi aspek tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Desain penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan prospektif dan dianalisis secara deskriptif jenis penelitian kuantitatif noneksperimental menggunakan rancangan crosssectional dengan melakukan pengukuran pada saat yang sama (point time approach). Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah hasil kuesioner pasien yang melakukan pembelian obat ke Apotek Paledang Farma Bogor yang diambil secara prospektif. Hasil penelitian berdsarkan kesesuaian antara harapan dengan kenyataan mutu pelayanan berdasarkan diagram kartesius pada bukti langsung yang menjadi prioritas utama yaitu pada P7, dan P8 dengan presentase kenyataan (kuadran A). Kegiatan keandalan pelayanan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P13. Kegiatan daya tanggap kenyataan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P18. Kegiatan jaminan pelayanan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P21 dan P22. Kegiatan empati pelayanan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P25 dan P27.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISA KESESUAIAN ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN MUTU PELAYANAN KEFARMASIAN YANG DITERIMA DI APOTEK PALEDANG FARMA BOGOR

2024Koleksi Perpustakaan

Pertumbuhan Apotek di daerah Kota Bogor yang semakin meningkat pesat sampai tahun 2022 serta konsumen yang semakin selektif dan berpengetahuan mengharuskan Apotek untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya. Oleh sebab itu perlu diketahui apakah pelayanan yang telah diberikan selama ini telah sesuai dengan harapan konsumen atau belum dari sisi kualitas pelayanan yang meliputi aspek tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Desain penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan prospektif dan dianalisis secara deskriptif jenis penelitian kuantitatif noneksperimental menggunakan rancangan crosssectional dengan melakukan pengukuran pada saat yang sama (point time approach). Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah hasil kuesioner pasien yang melakukan pembelian obat ke Apotek Paledang Farma Bogor yang diambil secara prospektif. Hasil penelitian berdsarkan kesesuaian antara harapan dengan kenyataan mutu pelayanan berdasarkan diagram kartesius pada bukti langsung yang menjadi prioritas utama yaitu pada P7, dan P8 dengan presentase kenyataan (kuadran A). Kegiatan keandalan pelayanan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P13. Kegiatan daya tanggap kenyataan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P18. Kegiatan jaminan pelayanan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P21 dan P22. Kegiatan empati pelayanan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P25 dan P27.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN POLA PENGOBATAN PADA PASIEN MULTI DRUG RESISTANCE TUBERCULOSIS (MDR – TB) DAN TINGKAT KEBERHASILAN DI RS PARU DR. M. GOENAWAN PARTOWIDIGDO

2022Koleksi Perpustakaan

Multi Drug Resistance tuberculosis (MDR – TB) adalah keadaan dimana bakteri Mycobacterium tuberculosis resistan obat terhadap minimal 2 obat antituberkulosis yaitu INH dan Rifampisin secara bersama atau disertai resisten terhadap OAT lini pertama seperti etambutol, streptomisin dan pirazinamid. Desain penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan mengambil data yang diperoleh dari data rekam medis pasien secara retrospektif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yaitu menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang terkumpul sebagaimana adannya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. Data anilisis secara deskriptif ini nantinya akan menghasilkan distribusi dan presentase dari setiap variabel dan disajikan dalam bentuk narasi, tabel dan diagram. Sampel yang di ambil sebanyak 139 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien MDR-TB paling banyak perempuan (51,1%), usia terbanyak 36-44 tahun (25,2%), Pendidikan terbanyak SD (39,6%), Pekerjaan terbanyak ibu rumah tangga (32,4%). Terapi yang digunakan pasien MDR- TB terbanyak terapi individual (72,7%) dengan regimen Z – E – Km – Lfx – Eto – Cs – B6 (28,1%). Lama pengobatan terbanyak 21- 24 bulan (21,3%). Efek samping obat yang terjadi sebayak 91,4% dengan efek samping terbanyak adalah mual muntah ringan (87 %). Kepatuhan berobat sebanyak (92,8%). Hasil terapi adalah sembuh (62,6%).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail