BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Pertumbuhan Apotek di daerah Kota Bogor yang semakin meningkat pesat sampai
tahun 2022 serta konsumen yang semakin selektif dan berpengetahuan
mengharuskan Apotek untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya. Oleh
sebab itu perlu diketahui apakah pelayanan yang telah diberikan selama ini telah
sesuai dengan harapan konsumen atau belum dari sisi kualitas pelayanan yang
meliputi aspek tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy.
Desain penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan prospektif
dan dianalisis secara deskriptif jenis penelitian kuantitatif noneksperimental
menggunakan rancangan crosssectional dengan melakukan pengukuran pada
saat yang sama (point time approach). Sumber data yang diperoleh dalam
penelitian ini adalah hasil kuesioner pasien yang melakukan pembelian obat ke
Apotek Paledang Farma Bogor yang diambil secara prospektif. Hasil penelitian
berdsarkan kesesuaian antara harapan dengan kenyataan mutu pelayanan
berdasarkan diagram kartesius pada bukti langsung yang menjadi prioritas utama
yaitu pada P7, dan P8 dengan presentase kenyataan (kuadran A). Kegiatan
keandalan pelayanan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P13.
Kegiatan daya tanggap kenyataan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu
pada P18. Kegiatan jaminan pelayanan yang menjadi prioritas utama diperbaiki
yaitu pada P21 dan P22. Kegiatan empati pelayanan yang menjadi prioritas utama
diperbaiki yaitu pada P25 dan P27.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Pertumbuhan Apotek di daerah Kota Bogor yang semakin meningkat pesat sampai
tahun 2022 serta konsumen yang semakin selektif dan berpengetahuan
mengharuskan Apotek untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya. Oleh
sebab itu perlu diketahui apakah pelayanan yang telah diberikan selama ini telah
sesuai dengan harapan konsumen atau belum dari sisi kualitas pelayanan yang
meliputi aspek tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy.
Desain penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan prospektif
dan dianalisis secara deskriptif jenis penelitian kuantitatif noneksperimental
menggunakan rancangan crosssectional dengan melakukan pengukuran pada
saat yang sama (point time approach). Sumber data yang diperoleh dalam
penelitian ini adalah hasil kuesioner pasien yang melakukan pembelian obat ke
Apotek Paledang Farma Bogor yang diambil secara prospektif. Hasil penelitian
berdsarkan kesesuaian antara harapan dengan kenyataan mutu pelayanan
berdasarkan diagram kartesius pada bukti langsung yang menjadi prioritas utama
yaitu pada P7, dan P8 dengan presentase kenyataan (kuadran A). Kegiatan
keandalan pelayanan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P13.
Kegiatan daya tanggap kenyataan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu
pada P18. Kegiatan jaminan pelayanan yang menjadi prioritas utama diperbaiki
yaitu pada P21 dan P22. Kegiatan empati pelayanan yang menjadi prioritas utama
diperbaiki yaitu pada P25 dan P27.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Multi Drug Resistance tuberculosis (MDR – TB) adalah keadaan dimana
bakteri Mycobacterium tuberculosis resistan obat terhadap minimal 2 obat
antituberkulosis yaitu INH dan Rifampisin secara bersama atau disertai
resisten terhadap OAT lini pertama seperti etambutol, streptomisin dan
pirazinamid. Desain penelitian ini menggunakan desain potong lintang
dengan mengambil data yang diperoleh dari data rekam medis pasien secara
retrospektif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
analisis deskriptif yaitu menganalisis data dengan cara mendeskripsikan
atau menggambarkan data yang terkumpul sebagaimana adannya tanpa
bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. Data anilisis
secara deskriptif ini nantinya akan menghasilkan distribusi dan presentase
dari setiap variabel dan disajikan dalam bentuk narasi, tabel dan diagram.
Sampel yang di ambil sebanyak 139 pasien. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pasien MDR-TB paling banyak perempuan (51,1%), usia terbanyak
36-44 tahun (25,2%), Pendidikan terbanyak SD (39,6%), Pekerjaan
terbanyak ibu rumah tangga (32,4%). Terapi yang digunakan pasien MDR-
TB terbanyak terapi individual (72,7%) dengan regimen Z – E – Km – Lfx
– Eto – Cs – B6 (28,1%). Lama pengobatan terbanyak 21- 24 bulan
(21,3%). Efek samping obat yang terjadi sebayak 91,4% dengan efek
samping terbanyak adalah mual muntah ringan (87 %). Kepatuhan berobat
sebanyak (92,8%). Hasil terapi adalah sembuh (62,6%).