Abstrak
Balita yang mengalami stunting, juga dikenal sebagai kerdil, memiliki panjang atau tinggi badan yang lebih pendek dari rata-rata anak seusianya. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa hal, termasuk anemia yang terjadi saat hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan riwayat anemia selama kehamilan dengan kejadian stunting pada balita. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Penelitian ini dilakukan pada periode bulan Oktober – Desember 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas X Kabupaten Bogor. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling berjumlah 107 balita. Analisis menggunakan uji korelasi Phi Cramer’s V dengan hasil nilai menunjukkan bahwa dari total 107 balita didapatkan balita stunting dengan tidak ada riwayat ibu anemia sebanyak 45 (42,1%), dan balita stunting dengan riwayat ibu anemia sebanyak 25 (23,4%). Hasil uji korelasi Phi Cramer’s V nilai P-Value = 0,071. Artinya nilai P-Value > α = 0,05, maka H1 ditolak yaitu tidak terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat anemia selama kehamilan dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas X Kabupaten Bogor.