Abstrak
Latar Belakang: Kepatuhan minum obat dipengaruhi oleh banyak faktor, dimana salah satu faktornya adalah dukungan keluarga. Keluarga merupakan pendukung utama yang memberi perawatan langsung pada setiap keadaan pasien, baik sakit maupun sehat. Dukungan keluarga memiliki peran penting dalam proses penyembuhan pasien, khususnya pasien dengan gangguan jiwa, karena pada umumnya pasien gangguan jiwa belum mampu mengatur dan mengetahui jadwal dan jenis obat yang akan diminum. Keluarga harus selalu membimbing dan mengarahkan agar pasien gangguan jiwa dapat minum obat dengan benar dan teratur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien skizofrenia di Puskesmas Kemang Kabupaten Bogor. Metode: Desain penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional populasi dalam penelitian ini adalah pasien skizofrenia dengan keluarga pasien di Puskesmas Kemang Kabupaten Bogor dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Convenience sampling, dengan jumlah responden 57 sampel. Metode pengumpulan data menggunakan data kuesioner. Penelitian ini telah dilakukan uji statistik Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 dan didapatkan p-value 0,000 yang berarti p-value < 0,05 sehingga Ho ditolak dan H1 diterima. Kesimpulan: yaitu ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien skizofrenia di Puskesmas Kemang Kabupaten Bogor. Saran: Perlunya kesadaran akan pemberian dukungan dari keluarga, dukungan yang baik sangat berpengaruh terdahap kesembuhan dan kepatuhan pasien dalam minum obat