Abstrak
Daun kemangi memiliki khasiat sebagai obat antipiretik, memperbaiki pencernaan, encok, urat syaraf dan sebagainya. Sedangkan bunga kembang sepatumemiliki khasiat untuk menurunkan panas, infeksi saluran kencing, batuk berdahak, mimisan, dll. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji toksisitas teh daun kemangi dan teh kembang sepatu, serta kombinasinya, dengan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Infusa daun kemangi dan bunga kembang sepatu di uji fitokimia nya. Dilakukan uji toksisitas daun kemangi dan bunga kembang sepatu serta kombinasinya menggunakan metode BSLT untuk mendapatkan nilai LC50. Hasil penelitian menunjukkan daun kemangi mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. sedangkan bunga kembang sepatu mengandung metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid. Infusa daun kemangi memiliki nilai LC50 sebesar 1584,362 ppm, LC50 infusa bunga kembang sepatu sebesar 165,196 ppm, LC50 infusa kombinasi daun kemangi dan bunga kembang sepatu 1:1 sebesar 1119,383 ppm, kombinasi 1:2 sebesar 1146,783 ppm, kombinasi 2:1 sebesar 1180,189 ppm. Dengan demikian Kombinasi daun kemangiserta kombinasinya termasuk dalam kategori non toksik yang tidak berpotensi potensi sebagai antikanker, sedangkan untuk infusa bunga kembang sepatu termasuk kedalam kategori toksik sehingga memiliki potensi sebagai obat anti kanker.