Muhammad Afqary; SANDI SOPYAN; Yunia Kartika
2025 · Book · Open Access
Obat-obatan merupakan salah satu factor terpenting sebagai penunjang pelayanan kesehatan
pada pasien di Puskesmas, oleh karena itu jika terjadi permasalahan pada persediaan
perbekalan farmasi akan mengakibatkan tidak tercapainya keberhasilan terapi. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui gambatan pengelompokan obat berdasarkan ABC nilai
pemakaian, nilai investasi, nilai kritis, dan nilai indeks kritis. Desain penelitian ini merupakan
penelitian deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data secara retrospektif berdasarkan
penggunaan obat di tahun 2020 serta kuesioner dengan daftar ceklis obat. Sampel dalam
penelitian ini menggunakan metode total sampling sebanyak 66 item obat. Hasil dari penelitian
ini adalah nilai kelompok A terdapat 16 item dengan total pemakaian 61.214, kelompok B
terdapat 15 item dengan total pemakaian 11.467, dan kelompok C terdapat 36 item dengan total
pemakaian 4.475, pada nilai investasi kelompok A total investasi Rp 23.352.841, kelompok B
total investasi Rp 4.326.020, dan kelompok C total investasi Rp 1.590.313, pada nilai kritis
kelompok A sebanyak 17 item, kelompok B sebanyak 40 item, dan kelompok C sebanyak 9
item, dan berdasarkan analisis ABC indeks kritis didapatkan kelompok A terdapat 13 item
(19,70%), kelompok B terdapat 42 item (63,63%), dan kelompok C terdapat 11 item (16,67%).
DEVI MIALANI TARIHORAN; Ferry Effendi; Lilik Sulastri
2025 · Book · Open Access
Beberapa orang mulai memilih tanaman herbal sebagai obat alternatif karena
adanya anggapan bahwa obat alami memiliki efek samping yang rendah.
Pemanfaatan tanaman tradisional seperti daun bisbul dapat berpotensi sebagai
obat penurun tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh
ekstrak etanol daun bisbul (Diospyros discolor Willd.) terhadap tekanan darah.
Simplisia daun bisbul diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol
70% dan dilakukan uji tidak langsung (non-invasive blood preassure). Daun
bisbul mengandung senyawa flavonoid, dimana senyawa ini memiliki
kemampuan untuk mengatasi hipertensi. Terdapat lima kelompok uji yang terdiri
dari lima ekor tikus jantan Sprague dawley yaitu kelompok kontrol positif
kaptopril 25 mg/kgBB, kontrol negatif aquadest, dan tiga kelompok perlakuan
ekstrak dengan dosis 250, 500 dan 750 mg/kg BB. Persentase penurunan tekanan
darah pada tikus jantan dengan ekstrak etanol 70% sebanyak 30,51% (± 2,95).
Tekanan darah setiap kelompok dibandingkan secara statistik menggunakan
analisis one-way ANOVA dengan ketentuan tingkat kepercayaan 95% dengan
taraf a 0,01. Hasil dari variasi ketiga dosis tidak memiliki pengaruh yang
bermakna terhadap penurunan tikus model hipertensi yang diinduksi NaCl 8%
(p=0,850;p=0,924).
Nanang Hermawan; PUTRI SITI AISAH; Siti Mariam
2025 · Book · Open Access
Swamedikasi adalah praktik dimana individu mengobati diri sendiri tanpa perlu
bantuan atau resep dokter. Swamedikasi biasanya dilakukan untuk mengatasi
keluhan-keluhan dan penyakit ringan yang banyak dialami masyarakat. Analgesik
antipiretik adalah jenis obat yang memiliki dua fungsi utama yaitu analgesik untuk
meredakan rasa sakit dan antipiretik untuk menurunkan demam. Pengetahuan
menjadi dominan paling penting untuk terbentuknya perilaku seseorang, maka dari
itu perilaku yang didasari dengan pengetahuan akan bertahan lama dibandingkan
perilaku yang tidak didasari ilmu pengetahuan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk
mengetahui gambaran sosiodemografi, tingkat pengetahuan, perilaku, dan
hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku masyarakat Kelurahan Gunung
Batu Kecamatan Bogor Barat pada bulan Oktober tahun 2022. Pendekatan dalam
penelitian ini yaitu jenis penelitian deskriptif observasional menggunakan data
prospektif berdasarkan kuisioner. Sosiodemografi di dominasi 58,76% oleh
perempuan, 38,94% usia 26-35 tahun, 49,15% pendidikan SMA, dan 37,29%
pekerjaan IRT. Tingkat pengetahuan swamedikasi termasuk dalam kategori baik
dengan persentase sebesar 59,66%, kategori cukup dengan persentase sebesar
32,95%, dan kategori kurang dengan persentase sebesar 7,39%. Perilaku
swamedikasi termasuk dalam kategori baik dengan persentase sebesar 48,30%,
kategori cukup dengan persentase sebesar 28,98%, dan kategori kurang dengan
persentase sebesar 23,30%. Hasil analisis Spearman Rho menunjukan bahwa nilai
sig 0,00 < 0,05, yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara variabel
tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi dengan korelasi sebesar 0,570
dimana hasil ini memiliki hubungan dengan kategori sedang.
Asep Gunawan; DIDIT PERDANA; Ferry Effendi
2025 · Book · Open Access
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama kesakitan dan
kematian di dunia. ISPA merupakan suatu penyakit menular yang dapat menyerang
semua umur dan masih menjadi masalah kesehatan baik di negara maju maupun
negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketepatan obat
berdasarkan tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis dan tepat frekuensi, pada pasien
di Puskesmas Simpenan Kabupaten Sukabumi. Data yang digunakan adalah data
rekam medik, dengan data yang diambil meliputi nama, usia, nomor rekam medik,
jenis kelamin dan jenis obat yang digunakan pada pasien ISPA periode September-
Desember 2022. Data dianalisis secara deskriptif, data disajikan dalam bentuk tabel
dan diagram. Sampel yang diambil sebanyak 90 pasien dengan metode purposive
sampling. Hasil penelitian menunjukan data sosiodemografi jenis kelamin
terbanyak adalah perempuan dengan persentase 51%, kemudian klasifikasi usia
terbanyak yaitu pada usia 0-5 tahun dengan persentase 43%. Distribusi pasien ISPA
berdasarkan diagnosis terbanyak yaitu faringitis dengan persentase 66,7%. Evaluasi
ketepatan pengobatan berdasarkan tepat indikasi diperoleh hasil sebanyak 100%,
pada tepat obat sebanyak 97,8%, pada tepat dosis diperoleh sebanyak 97,8%, dan
tepat frekuensi sebanyak 100%.
Febriyanti Safitri; Nanang Hermawan; SITI TITIN NURHASANAH
2025 · Book · Open Access
Balita yang mengalami stunting, juga dikenal sebagai kerdil, memiliki panjang atau
tinggi badan yang lebih pendek dari rata-rata anak seusianya. Kondisi ini
disebabkan oleh beberapa hal, termasuk anemia yang terjadi saat hamil. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan riwayat anemia selama kehamilan
dengan kejadian stunting pada balita. Metode yang digunakan pada penelitian ini
yaitu analisis deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Penelitian ini dilakukan
pada periode bulan Oktober – Desember 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas X
Kabupaten Bogor. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode total
sampling berjumlah 107 balita. Analisis menggunakan uji korelasi Phi Cramer’s
V dengan hasil nilai menunjukkan bahwa dari total 107 balita didapatkan balita
stunting dengan tidak ada riwayat ibu anemia sebanyak 45 (42,1%), dan balita
stunting dengan riwayat ibu anemia sebanyak 25 (23,4%). Hasil uji korelasi Phi
Cramer’s V nilai P-Value = 0,071. Artinya nilai P-Value > α = 0,05, maka H1
ditolak yaitu tidak terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat anemia selama
kehamilan dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas X
Kabupaten Bogor.
ENDE MINARISKA; Siti Mariam; Yanti Nurhati
2025 · Book · Open Access
Tuberkulosis adalah infeksi kronis pada saluran pernafasan bagian bawah yang dapat
menular, dan disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Pengetahuan orang tua
sangat penting dalam mendasari terbentuknya perilaku yang mendukung atau tidak
mendukungnya dalam kepatuhan pengobatan anak. Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui gambaran sosiodemografi orang tua pasien yang terdiri dari usia, jenis
kelamin, pendidikan, dan pekerjaan, gambaran tingkat pengetahuan orang tua pasien,
kepatuhan orang tua pasien pada pengobatan penderita tuberkulosis anak, dan
hubungan tingkat pengetahuan orang tua pasien dengan tingkat kepatuhan pengobatan
pada anak penderita tuberkulosis di Apotek Cimaya Cianjur periode Februari - April
2024. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan desain penelitian cross
sectional dengan pendekatan deskriptif. Data primer ini diambil dengan
menggunakan metode secara prospektif. Sampel yang diambil berdasarkan purposive
sampling sebanyak 140 sampel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa data
sosiodemografi paling banyak usia antara 26-35 tahun (67,9%) 95 sampel, jenis
kelamin perempuan (69,29%) 97 sampel, pendidikan sarjana (44,29%) 62 sampel,
pekerjaan ibu rumah tangga (41,43%) 58 sampel, tingkat pengetahuan baik (57,86%)
81 sampel, dan tingkat kepatuhan tinggi (47,14%) 66 sampel. Berdasarkan metode
Korelasi Spearman terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua pasien
dengan tingkat kepatuhan pengobatan pada anak penderita tuberkulosis di Apotek
Cimaya Cianjur dengan nilai P Value yaitu sebesar 0,000 dimana p < α (0,05) yang
artinya terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua pasien dengan tingkat
kepatuhan pengobatan pada anak penderita tuberkulosis.
Agistri Asnus; Febi Ishfahani; WIDIAWATI
2025 · Book · Open Access
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronik akibat tubuh tidak dapat
memproduksi cukup insulin dan didiagnosa melalui pengamatan kadar glukosa di
dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan
penggunaan obat antidiabetik oral dengan menggunakan metode Pill-Count dan
MMAS-8 pada pasien diabetes melitus di instalasi Rawat Jalan RSUD
Jampangkulon. Penelitian ini bersifat non experimental yang bersifat observasional
dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Pengambilan data dilakukan pada
Desember 2023 sampai Januari 2024 dengan sampel sebanyak 58 responden. Hasil
penelitian menunjukan gambaran data sosiodemografi pasien diabetes melitus di
RSUD Jampangkulon mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 40 orang
(69,97%), kategori usia lansia awal sebanyak 28 responden (48,28%), sebanyak 41
responden (70,69%) berpendidikan SD dan sebanyak 38 responden (65,52%)
memiliki pekerjaan ibu rumah tangga. kelompok terbesar jenis pengobatan tunggal
dengan metformin sejumlah 49 responden (84,48%). Tingkat kepatuhan pasien
diabetes melitus menurut MMAS-8 memiliki tingkat kepatuhan tinggi yaitu
sebanyak 25 responden (43,10%). Tingkat kepatuhan menurut Pill-Count sebanyak
47 responden (81,03%) patuh. Tingkat kepatuhan pasien antara metode MMAS-8
dan metode Pill-Count menunjukan hasil pada metode MMAS-8 sebanyak 46
responden (79,31%) patuh, sedangkan pada metode Pill-Count sebanyak 47
responden (81,03%) patuh.
DEVIYA HARYANINGSIH; Sitaresmi Yuningtyas; Triyani Sumiati
2025 · Book · Open Access
Rosemary (Salvia rosmarinus Spenn.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki daya
antioksidan terutama pada bagian daunnya. Sifat antioksidan yang kuat dari daun rosemary
dikaitkan dengan senyawa fenoliknya, terutama asam rosmarinat, asam karsonik, dan
karnosol. Hair mask adalah sediaan krim yang diformulasikan untuk memperbaiki
kerusakan rambut sehingga meningkatkan kenyamanan penggunaannya. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui metabolit sekunder yang terkandung, menentukan aktivitas
antioksidan ekstrak etanol 70% dan etanol 96% daun rosemary, memformulasikan dan
mengevaluasi ekstrak terbaik aktivitas antioksidan, dan menguji stabilitas selama
penyimpanan. Pada penelitian ini dilakukan formulasi sediaan hair mask menggunakan
ekstrak etanol 70% daun rosemary. Evaluasi stabilitas hair mask diuji mutu fisik
(organoleptik, homogenitas, pH, dan viskositas) serta uji aktivitas antioksidan hair mask.
Uji stabilitas hair mask pada formula dengan nilai IC50 terbaik mencakup stabilitas yang
berbeda yaitu cycling test selama 6 siklus, suhu 4
oC, 25oC, dan 40oC dan disimpan selama
28 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% dan etanol 96% daun
rosemary mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, polifenol, steroid dan triterpenoid.
Ekstrak etanol 70% daun rosemary memiliki nilai IC50 14,42±0,46 ppm, sedangkan ekstrak
etanol 96% daun rosemary memiliki nilai IC50 22,97±0,77 ppm. Ekstrak etanol 70% daun
rosemary dibuat dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 1,5%, 2% dan 2,5%, sediaan
dibuat 100 gram. Formula 1 memiliki nilai IC50 11,23±0,06, formula 2 memiliki nilai IC50
10,60±0,03 dan formula 3 memiliki nilai IC50 8,35±0,18. Hasil evaluasi stabilitas mutu
fisik sediaan hair mask memenuhi syarat mutu fisik yaitu berwarna kuning, aroma bubble
gum, tekstur krim, homogen, pH 5,70±0,00-6,30±0,06 dan viskositas 34763±20,76-
39452±12,66 mPa.s. Hasil nilai IC50 pada sediaan hair mask hari ke-0 dan hari ke-28 stabil.
Andi Ahriansyah; DESTI FITRIANI; Rina
2025 · Book · Open Access
Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang di
dunia termasuk Indonesia, diare merupakan salah satu penyakit infeksi yang
ditemukan pada balita, khususnya pada anak di bawah dua tahun. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas zink tunggal dan kombinasi
zink probiotik dalam penanganan diare anak di Rumah Sakit Graha Medika Bogor.
Metode dengan data sekunder yang diambil dari rekam medis pasien periode Mei-
Juli 2023 menggunakan data rekam medis pasien rawat inap anak yang mengalami
diare di Rumah Sakit Graha Medika Bogor dan mendapat terapi obat zink tunggal
dan kombinasi zink probiotik. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode
total sampling sehingga jumlah sampel 84 pasien. Analisis data pada penelitian ini
dilakukan dengan uji normalitas dan uji mann-whitney menggunakaan SPSS Versi
26. Hasil penelitian ini menunjukan karakteristik sosiodemografi yang meliputi usia
>3 – 5 tahun sebanyak 31 pasien (44,09%), jenis kelamin laki-laki 48 pasien
(57,14%), rata-rata rawat inap pada pemberian kombinasi zink probiotik lebih cepat
2,59 hari dibanding dengan zink tunggal 4,58 hari. Dari hasil penelitian dapat dilihat
nilai sig 0,00 lebih kecil dari taraf nyata 0,05 maka pengujian uji man whitney
tersebut memberikan keputusan tolak H0 dan terima H1 dengan demikian dapat
disimpulkan bahwa terdapat perbandingan penggunaan obat zink tunggal pada
pasien diare anak dengan obat kombinasi zink probiotik
Antonius Padua Ratu; Lilik Sulastri; SARAH LATHIFAH
2025 · Book · Open Access
Nyeri merupakan perasaan tidak menyenangkan yang berhubungan dengan
adanya kerusakan pada sistem jaringan dalam tubuh. Salah satu cara mengatasi
nyeri yaitu dengan menggunakan obat sintetis seperti asam mefenamat. Namun
penggunaan obat ini dapat menimbulkan efek samping, maka dari itu perlu dibuat
obat yang berasal dari bahan alam yaitu tanaman sacha inchi. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa yang terdapat pada tanaman sacha
inchi. Untuk menganalisis apakah tanaman sacha inchi memiliki aktivitas
analgesik. Hasil penelitian menunjukan bahwa tanaman sacha inchi yang dapat
meredakan rasa nyeri terdapat pada infusa daun sacha inchi konsentrasi 10%
dengan persen proteksi sebesar 56,44% , minyak sacha inchi dengan persen
proteksi sebesar 52,88% serta pada sampel suspensi kacang sacha inchi
konsentrasi 20% dengan persen proteksi sebesar 46,15% dibandingkan dengan
asam mefenamat sebagai kontrol positif dengan persen proteksi sebesar 46,15%.
NURUL HIKMAH; Nanang Hermawan; Rio Julyo
2025 · Book · Open Access
Demam tifoid disebabkan adanya resistensi terhadap Salmonella typhi, umumnya
pengobatan demam tifoid menggunakan golongan sefalosforin generasi ketiga.
Jenis pengobatan antibiotik pada penelitian ini menggunakan seftriakson dan
sefotaksim. Penelitian ini bertujuan mengetahui ketepatan penggunaan antibiotik
Seftriakson dan sefotaksim di Rumah Sakit X. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif observasional. Sampel yang digunakan adalah data rekam medik pasien
demam tifoid selama periode Januari – Desember 2022 dengan jumlah 91 pasien.
Data dianalisis dengan menggunakan perhitungan persentase pada Microsoft excel.
Hasil penelitian ini menunjukan pasien dengan rentang usia paling banyak adalah
17-25 tahun sebanyak 44 pasien (48%), jenis kelamin paling banyak perempuan
sebanyak 53 pasien (58%). Dari hasil penelitian pada pasien demam tifoid di
Rumah Sakit X periode Januari – Desember 2022 dapat disimpulkan persentase
pada pemberian antibiotik seftriakson yaitu tepat indikasi 100%, tepat pasien 100%,
tepat obat 100%, tepat dosis 100%, tepat frekuensi 100% dan tepat lama pemberian
84%. Sedangkan pada pemberian antibiotik sefotaksim yaitu tepat indikasi 100%,
tepat pasien 100%, tepat obat 100%, tepat dosis 100%, tepat frekuensi 100% dan
tepat lama pemberian 100%.
Antonius Padua Ratu; NIA KRISTIYANINGSIH; Sofyan Ramani
2025 · Book · Open Access
Kolesterol merupakan salah satu golongan lemak padat seperti lilin, penumpukan lemak padat secara berlebih disebut dengan penyakit kolesterol. Salah satu penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Pemanfaatan tanaman herbal banyak digunakan oleh masyarakat dalam mengobati penyakit salah satunya kolesterol, pemanfaatan tanaman jahe salah satunya diteliti secara in vitro dan in silico sebagai acuan pembuktian terbuktinya adanya aktivitas biologis sebagai penghambat aktivitas HMG-KoA dari jahe sebagai anti kolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 25 senyawa aktif dalam jahe yang memiliki aktivitas penghambat aktivitas HMG-
KoA sebagai anti kolesterol secara in silico menggunakan aplikasi Molegro Virtual Docker. Data diperoleh dengan dua tahapan, tahapan pertama pengambilan reseptor protein dari situ Protein Data Bank (PDB) yang memiliki aktivitas anti kolesterol kemudian divalidasi hingga memiliki nilai validasi < 2Å. Tahapan kedua 25 senyawa aktif yang terkandung dalam jahe dan ligan pembanding di docking kemudian diuji sifat fisikokimia berdasarkan Lipinski rule’s of five , ADME dan toksisitas. Hasil dari penelitian menunjukkan kode reseptor yang digunakan yaitu 1HW9, 2Q6C, dan 1DQA dengan nilai validasi <2Å. Kemudian 25 senyawa dilakukan docking dibandingkan dengan Simvastatin sebagai ligan pembanding dengan nilai paling baik senyawa gingerenon dengan kode 1DQA dengan nilai Rerank score -104,397 kkal/mol dan memiliki kategori absorpsi, distribusi, metabolisme dan toksisitas yang baik.
Adrian Christianus; Neilli Apolina CCI; RENI RATNA PUSPITASARI
2025 · Book · Open Access
Perencanaan adalah suatu proses kegiatan untuk menentukan jumlah dan periode pengadaan
sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan habis pakai untuk menjamin terpenuhinya kriteria
tepat jenis, tepat jumlah, tepat waktu. Analisa perencanaan obat di rumah sakit dilakukan dengan metode kombinasi ABC-VEN. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai investasi dan pengelompokan obat dengan metode ABC, metode VEN dan menganalisis perencanaan dengan metode Kombinasi ABC-VEN untuk mengetaui prioritas pembeian barang. Penelitian ini bersifat non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif dianalisa dengan deskriptif, sample yang diambil dengan metode total sampling. Sampel pada penelitian adalah data obat periode Januari – desember 2022 dengan jumlah sebanyak 1251 item obat. Hasil Pengelompokan Metode ABC berdasarkan nilai investasi 71% sebanyak 166 item(11%), kelompok B dengan nilai investasi 20% sebanyak 528 item(35%), dan kelompok C dengan nilai 9% sebanyak 827 item (54%), hal ini sudah sesuai dengan prinsip pareto. Hasil Pengelompokan Metode VEN diperoleh sebanyak 241 item
(20%) Kelompok V, 344 item (28%) Kelompok E, dan 633 item (52%) Kelompok N. Hasil Analisis Perencanaan ABC-VEN diperoleh kelompok Prioritas yaitu VA 2,64%,VB 5,76% ,dan VC 16,71%, kategori Utama yaitu EA 3,83%, EB 5,75%, EC 17,98%, dan kategori Tambahan yaitu NA 6,79%, NB 11,59%, NC 34,77%, yang dapat mengidentifikasi prioritas pengadaan obat.
Ferry Effendi; Rakhmat Ramdhani Alwie; WINDA SARI
2025 · Book · Open Access
Antioksidan adalah suatu zat yang berperan dalam penundaan atau perlambatan proses oksidasi molekul oleh oksidan sehingga dalam hal ini dapat mencegah terjadinya kerusakan organ atau jaringan akibat stress oksidatif. Tanaman binahong (Anredera cordofolia (Ten) Steenis) merupakan salah satu jenis tumbuhan yang memiliki kandungan saponin, flavonoid, dan kuersetin. Adanya flavonoid kemungkinan besar daun binahong dapat berkhasiat sebagai antioksidan. Tanaman babadotan (Ageratum conyzoides L.) mengandung flavonoid, alkaloid, minyak atsiri, fenol, dan kumarin. Adanya kandungan senyawa fenol menyebabkan efek antioksidan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder, menentukan aktivitas antioksidan ekstrak etanol 96% daun binahong, daun babadotan dan kombinasi ekstrak keduanya dengan perbandingan 1:1, 1:3, 3:1. Uji akivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Konsentrasi larutan sampel yang digunakan adalah 80 ppm, 100 ppm, 120 ppm, 140 ppm dan 160 ppm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun binahong dan daun babadotan memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan triterpenoid. Nilai IC50 yang diperoleh pada ekstrak etanol 96% daun binahong sebesar 91,190 ppm dan daun babadotan sebesar 85,45 ppm. Hasil kombinasi ekstrak etanol 96% daun binahong : daun babadotan mempunyai nilai IC50 yang baik pada perbandingan 1:3 yaitu 80,807 ppm.
Antonius Padua Ratu; Triyani Sumiati; Wahyuni Noviani
2025 · Book · Open Access
Kata kolagen berasal dari Yunani, yaitu Cola yang berarti lem, dan genno yang berarti
kelahiran. Hal ini karena kolagen berfungsi sebagai perekat sel dan untuk membentuk jaringan tubuh
serta organ dasar. Molekul kolagen berdiameter sekitar 1.5nm,panjang 280nm, dan memiliki berat
molekul sekitar 290.000dalton. kolagen yang dihasilkan dari perlakuan terbaik pada penelitian tahap
sebelumnya dikarakterisasi baik sifat kimia maupun fisik. Karakterisasi kolagen yang di lakukan
meliputi nilai rendemen, proksimat, gugus fungsi dengan FTIR. Mendapatkan informasi efektivitas
pretreatmen alkali dan asam. Mendapatkan kolagen dari tulang dan sisik ikan mujair. Mendapatkan
informasi karakterisasi kolagen dari tulang dan sisik ikan mujair. Kadar air, kadar abu, dan kadar
lemak masing-masing berhasil di identifikasi sebesar 7,2%; 0,40%; dan 2,60%.
Eem Masaenah; Rakhmat Ramdhani Alwie; SARI NUR FITRIANI
2025 · Book · Open Access
Streptococcus mutans merupakan salah satu bakteri penyebab karies gigi. Daun kersen (Muntingia calabura L.) dan daun mahkota dewa (Phaleria macrocarapa Boerl.) diduga mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan penelitian yaitu mengetahui golongan senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak daun kersen, ekstrak daun mahkota dewa dan ekstrak kombinasi perbandingan 1:1, 1:3, 3:1 serta menentukan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans dengan konsentrasi terbaik. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak kental yang diperoleh dilakukan penapisan fitokimia dan uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan pada ekstrak daun kersen, ekstrak daun mahkota dewa, dan ekstrak
kombinasi perbandingan 1:1, 1:3, 3:1 dengan menggunakan metode difusi cakram pada konsentrasi 10%, 20%, 30% dan 40%. Hasil penelitian aktivitas antibakteri menunjukkan adanya aktivitas terhadap bakteri Streptococcus mutans dengan kandungan senyawa metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan steroid. Ekstrak kombinasi daun kersen dan daun mahkota dewa perbandingan 3:1 pada konsentrasi 40% menunjukkanrespon hambat terbaik terhadap bakteri
Streptococcus mutans dengan rerata diameter zona hambat 19,28 mm dikategorikan
dalam respon hambat kuat.
" Triyani Sumiati"; Eem Masaenah; MUHIDIN WIJAYANTO
2025 · Book · Open Access
Karies gigi adalah penyakit pada daerah mulut gigi yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus mutans . Salah satu tanaman yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans adalah tanaman jahe merah (Zingiber Officinale Roscoe) karena mengandung alkaloid dan saponin yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan formulasi obat kumur herbal jahe merah yang dapat menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans . Pengujian stabilitas obat kumur pada F1 (30%), F2 (40%), dan F3 (50%), dilakukan pada suhu rendah (4oC), suhu ruang (27oC), dan suhu tinggi (40oC) selama 28 hari. Pengujian ini meliputi uji aktivitas antibakteri menggunakan metode cakram, uji mutu fisik sediaan, pH dan viskositas. Aktivitas antibakteri pada awal uji stabilitas F1, F2, dan F3 berturut-turut menunjukkan zona hambat sebesar 8,56; 10,56; dan 15,20mm, dan pada minggu ke-4 stabilitas pada suhu 4oC (8,30; 9,50; dan 10,87 mm) suhu 27oC (7,80; 9,33; dan 9,73 mm) dan suhu 40oC (7,53; 9,13; dan 8,30 mm). Hasil uji stabilitas pH untuk ketiga formulasi tidak memenuhi syarat mutu pada kisaran 8,5,-9,1 (persyaratan pH 5-7). Hasil uji kestabilan viskositas menunjukkan nilai viskositas pada kisaran 0,81-2,38 cps. Pada suhu 4oC viskositas tidak memenuhi syarat dikarenakan lebih besar dari viskositas air.
Ferry Effendi; FirsaNovellasari; REVI AFRIANI
2025 · Book · Open Access
Hipertensi adalah suatu keadaan dimana peningkatan tekanan darah sistolik atau diastolik ≥ 140/90 mmHg. Keberhasilan terapi hipertensi dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kepatuhan minum obat hipertensi. Kepatuhan minum obat sangat penting untuk meningkatkan efektivitas pengobatan dan mencegah komplikasi. Ketidakpatuhan konsumsi obat merupakan penyebab paling sering kegagalan terapi antihipertensi. Kepatuhan dapat dijadikan parameter tingkat pengetahuan pasien dalam menjalankan instruksi dari tenaga medis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien di RSUD Sekarwangi Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan desain cross-sectional yaitu suatu rencana penelitian suatu penelitian untuk mempelajari dinamika hubungan antara variabel bebas (pengetahuan) dengan variabel terikat (tingkat kepatuhan). Sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan total sampel diluar uji validitas dan uji reliabilitas sebanyak 76 responden pada periode Mei- Juni 2023 yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Dari penelitian ini, hubungan tingkat pengetahuan pasien terhadap tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi di RSUD Sekarwangi Tidak Memiliki Hubungan, hal ini didapatkan dari uji Chi Square dengan nilai signifikasi p value 0,770 > 0,05.
DIKI PRAYOGA; Ferry Effendi; Rizal Mustia Abidin
2025 · Book · Open Access
Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan rumah sakit yang berorientasi kepada pelayanan pasien, penyediaan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai yang bermutu dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat termasuk pelayanan farmasi klinik. Berdasarkan data keluhan pasien pada bulan Februari 2023 di depo farmasi rawat jalan salah satunya adalah sikap pegawai yang kurang ramah serta informasi yang diterima oleh pasien yang kurang lengkap, pelayanan resep yang terkesan lambat dan terlihat aktivitas yang kurang profesional oleh keluarga pasien dari luar depo farmasi pada saat mengunjungi depo farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bahayangkara Setukpa Sukabumi. Dalam pengukurannya yaitu dengan menggunakan dimensi dari kualitas pelayanan yang terdiri dari 5 dimensi, yaitu Reliability (Kehandalan), Responsiviness
(Ketanggapan), Assurance (Jaminan), Empathy (Empati) dan Tangibles (Bukti fisik). Penelitian dilakukan pada bulan April-Juni 2023 di Rumah Sakit Bahayangkara Setukpa Sukabumi. Populasi dalam penelitian ini yaitu pasien rawat jalan yang berobat di Rumah Sakit Bahayangkara Sukabumi dengan sampel sebanyak 95 responden. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan,
ditemukan dimensi berwujud memiliki angka kepuasan sebesar 65%, dimensi tanggap memiliki angka kepuasan sebesar 65%, dimensi kepastian memiliki angka kepuasan sebesar 69%, dimensi empati memiliki angka kepuasan sebesar 71% dan dimensi kehandalan memiliki angka kepuasan sebesar 71%.
ELIESA WULANDARI; Harry Noviardi; Sitaresmi Yuningtyas
2025 · Book · Open Access
Kesehatan gigi dan mulut merupakan faktor yang sangat penting untuk diperhatikan. Salah satu bakteri penyebab penyakit gigi tersebut adalah bakteri Streptococcus mutans. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakakah kombinasi ekstrak etanol 96% kulit buah jeruk purut (Citrus hystrix D.C) dan ekstrak etanol 96% daun saga (Abrus precatorius L.) mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans. Metode penelitian yang dilakukan dengan cara ekstraksi menggunakan etanol 96% secara maserasi. Penapisan fitokimia dilakukan untuk mengetahui zat aktif yang terkandung dari masing-masing ekstrak. Uji aktivitas antibakteri pada penelitian ini menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% kulit buah jeruk purut dan ekstrak etanol 96% daun saga memiliki kandungan, flavonoid, saponon, tanin, streoid dan triterpenoid yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Straptococcus muntans. Kombinasi ekstrak etanol 96% kulit buah jeruk purut dan ekstrak etanol 96% daun saga dalam perbandingan konsentrasi 1:1 menghasilkan rata-rata diameter 7,48 mm, perbandingan 1:3 diperoleh zona hambatan sebesar 8,31 mm dan pada konsentrasi 3:1 diperoleh diameter sebesar 7,85 mm. Hasil kombinasi ekstrak etanol 96% kulit buah jeruk purut dan ekstrak etanol 96% daun saga dengan perbandingan 1:1, 1:3, 3:1 menghasilkan zona hambat tertinggi pada perbandingan 1:3. Perlu dilakukan uji konsentrasi hambat minimum dan pengembangan dalam bentuk sediaan sehingga didapatkan informasi lebih lanjut terkait aktivitas antibakteri yang dihasilkan pada ekstrak etanol 96% kulit
buah jeruk purut dan ekstrak etanol 96% daun saga.