AKTIVITAS DAN KINETIKA INHIBISI EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG KAYU MANIS JAWA (CINNAMOMUM VERUM) TERHADAP ENZIM a-GLUKOSIDAS
Diabetes merupakan gangguan metabolisme yang menyebabkan hiperglikemia kronis. Penderita diabetes 90% mengalami diabetes tipe 2 yang disebabkan oleh kurang efektifnya insulin di dalam tubuh. Tujuan dari penelitian ini yaitu menguji aktivitas dan kinetika inhibisi ekstrak etanol 30% kulit batang kayu manis Jawa (C.verum) terhadap enzim -glukosidase, identifikasi senyawa metabolit sekunder, serta menganalisis kandungan mineral Cr, Mg dan Na. Penentuan kandungan mineral pada simplisia kulit batang kayu manis Jawa dengan menggunakan instrument ICP-OES. Kulit batang kayu manis Jawa dimaserasi dengan etanol 30% selama 3 kali 24 jam, setelah itu dipekatkan dengan menggunakan rotary evaporator hingga mendapatkan ekstrak kental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 30% kulit batang kayu manis Jawa (C.verum) berpotensi sebagai antidiabetes dengan nilai IC50 sebesar 71,779 ppm dan berfungsi sebagai inhibitor unkompetitif. Simplisia kulit batang kayu manis Jawa dalam setiap 100 gram mengandung 68,02 mg Mg, 73,24 mg Na dan 0,435 g Cr. Sedangkan metabolit sekunder yang terdapat pada ekstrak etanol 30% kulit batang kayu manis Jawa, yaitu flavonoid, saponin, tanin, fenolik dan terpenoid.