HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI DAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT ANTITUBERKULOSIS PASIEN TB PARU DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT ISLAM BOGOR
Tuberkulosis (TB paru) merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh Mycrobacterium tuberculosis, Untuk mencapai pengobatan yang optimal dibutuhkan pengetahuan dan kepatuhan minum obat anti TB. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui hubungan sosiodemografi dan tingkat pengetahuan mengenai penyakit tuberkulosis dengan kepatuhan minum obat anti TB pasien rawat jalan di Rumah Sakit Islam Bogor. Jenis penelitian kuantitatif observasional (non eksperimental) dengan pendekatan longitudinal dan pengamatan diambil secara prospektif dengan kuesioner tentang sosiodemografi, pengetahuan dan kepatuhan pada pasien TB paru. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Islam Bogor Periode Agustus sampai September 2022 dengan pemilihan sampel total sampling yang memenuhi keriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 52 pasien. Hasil penelitian menunjukan data sosiodemografi pasien laki-laki sebanyak 52%, rata- rata usia pasien terbanyak 17-25 tahun 36,5%, pendidikan terbanyak SMA sebanyak 51,9%, dan pekerjaan terbanyak yaitu pegawai swasta sebanyak 38,5%, pengetahuan dalam kategori tinggi sebanyak 75,0%, dan kepatuhan yang paling banyak adalah patuh yaitu 69,2%. Berdasarkan uji chi square sosiodemografi diperoleh nilai p-value usia 0,056, jenis kelamin 0,853, pendidikan 0,241, pekerjaan 0,173. Sedangkan nilai p -value tingkat pengetahuan menunjukan 0,379.Tidak ada hubungan sosiodemografi dan pengetahuan dengan tingkat kepatuhan pengobatan pada pasien TB paru di Rumah Sakit Islam Bogor.