Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ALDI ALPIANDI

1 karya publik ditemukan.

2021: 1

PENGARUH MANAJEMEN OBAT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PALABUHANRATU

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Instalasi Farmasi Rumah Sakit adalah unit pelaksana fungsional yang menyelenggarakan seluruh kegiatan pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit. Tugas Instalasi Farmasi adalah menyelenggarakan, mengkoordinasikan, mengatur, mengawasi seluruh kegiatan pelayanan kefarmasian yang optimal dan professional serta sesuai dengan prosedur dan etik farmasi. penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh manajemen obat terhadap kualitas pelayanan instalasi farmasi rawat jalan di rumah sakit umum daerah palabuhanratu,menggunalan metode cross sectional dan pendekatan langsung ke pegawai serta pasien dengan pengumpulan data berupa kuisioner dengan menggunakan metode linkert, jumlah sampel dihutungan berdasarkan metode slovin dengan jumlah sampel untuk pasien 100 orang dan karyawan 50 orang. Data dianalisis dengan metode univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian metode univariate didapatkan kehandalan ( sangat puas 12%, puas 46%, cukup puas 40%, kurang puas 2% ), ketanggapan ( sangat puas 13%, puas 26%, cukup puas 54, kurang puas 6%, sangat tidak puas 1%%),jaminan (sangat puas 3%, puas 45%, puas 45%, kurang puas 7%, sangat tidak puas 0%), empaty ( sangat puas 8%, puas 34%, cukup puas 56%, kurang puas 1%, sangat tidak puas 1%), wujud/nyata ( sangat puas 5%, puas 36%, cukup puas 55%, kurang puas 4%), hasil analisis bivariate terdapat 4 variabel yang memiliki hubungan antara manajemen obat dengan kualiatas pelayanan yang ditunjukan ( p-value <0,05) adalah perencanaan (p-value 0,035), pengadaan (p-value 0,024), distribusi (p-value 0,044), dan pengendalian (p-value 0,020). Hasil analisis mualtivaiate dari 4 variabel yang memiliki hubungan antara manajemen obat dengan kualitas pelayanan yang memiliki pengaruh paling tinggi adalah pengendalian yang ditunjukan dengan nilai Exp B tertinggi yaitu 2,685 hasil ini menunjukan bahwa pengendalian memilik pengaruh 2 kali lebih besar.