Sebanyak 3 item atau buku ditemukan

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TERHADAP PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI APOTEK KIMIA FARMA 50 BOGOR

No.149 Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menimbulkan permasalahan kesehatan dan menjadi ancaman global bagi kesehatan terutama masalah resistensi bakteri terhadap antibiotik. Pemahaman masyarakat yang menerima obat antibiotik sangat penting untuk keberhasilan terapi dan menghindari kejadian resistensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien di Apotek Kimia Farma 50 Bogor yang menggunakan obat antibiotik. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian deskriptif observative menggunakan data prospektif dimana penelitian akan mengkaji informasi dan mengumpulkan kuisioner dari pasein yang mendapatkan resep antibiotik di Apotek Kimia Farma 50 Bogor. Kuisioner dalam penelitian diuji validitas dan reliabilitas sehingga didapatkan 8 pertanyaan pada kuisioner untuk digunakan dalam penelitian. Responden dalam penelitian berjumlah 112 pasien. Berdasarkan hasil penelitian dari data sosiodemografi pasien penggunaan antibiotik yang terbanyak adalah perempuan dengan usia 36-45 tahun, berpendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA), dan bekerja sebagai karyawan. Tingkat pengetahuan antibiotik di Apotek Kimia Farma 50 Bogor yang memiliki kategori pengetahuan baik 54 pasien (48%), cukup 41 pasien (41%), kurang 17 pasien (15%)

Hubungan antara waktu tunggu pelayanan resep dengan kepuasan pelanggan di apotek kimia farma No. 50 Bogor

No. 445 Apotek sebagai salah satu sarana pelayanan kefarmasian dan semakin meningkatnya tuntutan masyarakat akan mutu pelayanan maka fungsi pelayanan dalam apotek secara bertahap perlu terus ditingkatkan. Pelayanan yang bermutu haruslah berorientasi pada tercapainya kepuasan pelanggan. Kepuasan pelanggan salah satunya diduga dipengaruhi oleh waktu tunggu pelayanan. Waktu tunggu pelayanan merupakan masalah yang sering menimbulkan keluhan pasien dibeberapa apotek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sosiodemografi pelanggan, gambaran waktu tunggu pelayanan resep dan hubungan antara waktu tunggu pelayanan resep dengan kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan desain deskritif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan dilakukan secara prospektif dengan jumlah responden sebanyak 89 responden. Data yang didapati dianalisis secara univariat dan bivariat Uji analisis dengan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan p <0,05. Hasil penelitian berdasarkan sosiodemografi pelanggan pengunjung apotek didominasi oleh perempuan sebanyak 59,6% dengan rentang umur terbanyak 26-35 sebanyak 30,3%, tingkat pendidikan terbanyak adalah S1/S2 sebanyak 32,6% dan pekerjaan terbanyak adalah ibu rumah tangga sebanyak 31,5%. Waktu tunggu pelayanan resep <30 menit (71,9%) dan kepuasan pasien kategori puas (38,2%) dan kategori tidak puas (61,8%). Uji chi-square p value sebesar 0,007 < 0,05 sehingga terdapat hubungan antara waktu tunggu pelayanan resep dengan kepuasan pelanggan di Apotek Kimia Farma no 50 Bogor.