Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

2.482 item publik

Publikasi

Halaman 51 dari 125

UJI EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK ETANOL 96% DAUN GAHARU (Gyrinops versteegii (Gilg) Domke) TERHADAP LUKA SAYAT PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Sprague Dawley)

Antonius Padua Ratu; Silvi Nurafni; TIA MARLIANA
2023 · Book · Open Access

Luka menyebabkan rasa tidak nyaman pada kulit sehingga saat terjadi luka orang akan segera mengobati lukanya baik menggunakan obat sintetik maupun obat tradisional. Daun gaharu (Gyrinops versteegii (Gilg) Domke) mengandung senyawa flavonoid dan tanin yang dapat berkhasiat sebagai penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk uji efektivitas gel ekstrak etanol daun gaharu terhadap luka sayat pada tikus putih jantan. Sampel uji dalam penelitian ini adalah ekstrak kental etanol daun gaharu yang diperoleh dengan cara maserasi dan diformulasikan dalam bentuk sediaan gel. Hasil uji Fitokimia pada ekstrak etanol daun gaharu adanya senyawa Flavonid dan Tanin bersifat sebagai anti inflamasi, antialergi, mencegah proses oksidasi, dan antioksidan. Flavonoid mencegah oksidasi dan menghambat zat yang bersifat racun yang bisa timbul pada luka. Hasil penelitian menunjukan sediaan gel ekstrak etanol daun gaharu berwarna hitam kecoklatan, berbentuk gel yang homogen. Efektivitas penyembuhan luka sayat dari sediaan gel ekstrak etanol daun gaharu dengan konsentrasi 4%, 6%, dan 8%. dimana luka tertutup sempurna yaitu dengan ekstrak dengan konsentrasi 8% pada hari ke-5, luka tertutup sempurna dengan ekstrak dengan konsentrasi 6% pada hari ke-7, luka tertutup sempurna dengan ekstrak konsentrasi 4% pada hari ke-6, luka tertutup sempurna pada kontrol positif (Bioplacenton) dan kontrol negatif (Basis Gel) pada hari ke-8. Namun setelah dilakukan uji statistik menggunakan Kruskal Wallis menunjukan bahwa tidak ada perbedaan bermakna antar kelompok perlakuan p- value 0,803 (P-value < 0,05). Dalam menyembuhkan luka sayat, ekstrak yang paling baik menyembuhkan luka sayat adalah ekstrak dengan konsentrasi 8%.

FORMULASI DAN STABILITAS FISIK SEDIAAN SABUN MANDI CAIR EKSTRAK ETANOL 70% DAUN AFRIKA (Gymnanthemum amygdalinum Del.)

Eem Masaenah; SITI ABSYAH AJIRNI; Sitaresmi Yuningtyas
2023 · Book · Open Access

Daun afrika (Gymnanthemum amygdalinum Del.) merupakan salah satu tanaman yang digunakan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak etanol 70% daun afrika menjadi sabun mandi cair dengan variasi konsentrasi 1% (F1), 3% (F2) dan 6% (F3) yang stabil secara fisik dan disukai oleh panelis. Hasil pengujian fitokimia ekstrak etanol 70% daun afrika mengandung senyawa yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Dilakukan pengujian stabilitas mutu fisik untuk mengetahui konsentrasi yang paling baik dalam sediaan sabun mandi cair. Uji stabilitas fisik sediaan sabun cair meliputi : organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, dan tinggi busa sabun mandi cair daun afrika dilakukan selama 28 hari pada suhu 4 ̊C, 25 ̊C dan 40 ̊C. Hasil pengujian stabilitas fisik sabun mandi cair ekstrak etanol 70% daun afrika setiap formula stabil dalam suhu 25 ̊C dan formula terbaik serta disukai oleh panelis dari parameter warna, bau dan tekstur yaitu formula 1.

POTENSI ANTIOKSIDAN DARI KOMBUCHA DAUN SIRSAK ( Anonna muricata L. ) DENGAN METODE PENGHAMBATAN DPPH (2,2 - DIFENIL - 1 - PIKRIHIDRAZIL)

Harry Noviardi; SITI HARDIYANTI; Sitaresmi Yuningtyas
2023 · Book · Open Access

Kombucha merupakan produk minuman tradisional hasil fermentasi yang terdiri dari larutan gula dengan menggunakan starter mikroba kombucha yang memiliki khasiat sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari kombucha daun sirsak (Annona muricata L.) dengan metode 2,2-difenil-1-pikril hidrazil (DPPH). Kombucha daun sirsak dibuat dari seduhan daun sirsak yang difermentasi menggunakan SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast). Kombucha daiun sirsak kemudian diinkubasi selama 4, 8, dan 12 hari. Seduhan dan kombucha daun sirsak diuji fitokimia dan uji aktivitas antioksidan dengan metode 2,2-difenil-1-pikril hidrazil (DPPH). Kombucha daun sirsak memiliki kandungan senyawa fitokimia yang terdiri dari alkaloid, falavonoid, saponin, dan tanin. Kombucha daun sirsak dengan lama waktu fermentasi 4, 8, dan 12 hari masing-masing memiliki nilai rata-rata inhibisi sebesar 31,62%, 37,73%, dan 11,36 %. Sedangkan seduhan daun sirsak memiliki nilai rata – rata inhibisi sebesar 23,41%. Kombucha daun sirsak dan seduhan daun sirsak memiliki potensi antioksidan dengan kategori sedang dan rendah.

EVALUASI TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK KHANZA FARMA BOGOR

Amalia Dwi Santiani Lubis; Binar Nursanti; NIDA APRILIATI WIDAD
2023 · Book · Open Access

Apotek adalah sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktik kefarmasian oleh apoteker. Pada pelayanan kefarmasian ada tolak ukur yang dijadikan pedoman dalam mengukur tingkat kepuasan konsumen. Kepuasan konsumen berkaitan erat dengan kinerja sumber daya apotek. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sosiodemografi konsumen dan mengetahui tingkat kepuasan konsumen. Metode penelitian ini bersifat observasional prospektif dengan menggunakan data asli yang didapatkan dari wawancara serta kuesioner. Hasil kuesioner dihitung dengan Ms.Excel 2010. Hasil Penelitian ini menunjukan gambaran sosidemografi didominasi oleh perempuan, usia konsumen 36-45 tahun sebanyak 32 orang, dan kategori pendidikan terakhir yang paling banyak berkunjung ke apotek yaitu Sekolah Menengah Akhir. Hasil tingkat kepuasan dari 5 dimensi yaitu kehandalan 91,62%, jaminan 91,29%, empati 85,02%, ketanggapan 87,38%, bukti fisik 88,18%. Hasil total keseluruhan Tingkat Kepuasan Konsumen menggunakan perhitungan Index Kepuasan Pelanggan (IKP) didapatkan nilai yakni 88,69% masuk dalam kategori sangat puas.

EVALUASI KESESUAIAN PENGELOLAAN OBAT DAN ALAT KESEHATAN TROLI EMERGENSI DI RUANG HIGH CARE UNIT (HCU) RUMAH SAKIT MELANIA BOGOR

Assajadda Lizikri; Fransiska Vita; ISTI YUNITA SARI
2023 · Book · Open Access

Kasus kegawatdaruratan yang ditangani secepat mungkin meningkatkan keberhasilan penanganan dan mengurangi mortalitas. Untuk mendukung efektifitas penanganan kegawatdaruratan di Rumah Sakit Melania, disediakan troli emergensi yang berisi peralatan dan perlengkapan penanganan gawat darurat. Oleh karena itu dituntut peran aktif dari instalasi farmasi untuk mengelola obat-obat emergensi yang disimpan di ruangan mulai daftar standar obat emergensi yang boleh disimpan dan cara pengelolaanya yang terdiri dari penyimpanan dan penggantian. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian jenis obat dan alat kesehatan serta pengelolaan pada troli emergensi di ruang HCU Rumah Sakit Melania dengan Standar Operasional Prosedur yang ada di Rumah Sakit Melania. Hasil evaluasi diperoleh berdasarkan hasil pengamatan langsung dan hasil wawancara dengan petugas yang menangani troli emergensi. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk persentase. Kesimpulan yang di dapat pada evaluasi kesesuaian obat dan ALKES troli emergensi di ruang HCU Rumah Sakit Melania menunjukan hasil rata – rata 93 % sesuai dengan daftar obat dan ALKES pada SOP Rumah Sakit Melania dan untuk yang tidak sesuai dengan SOP Rumah Sakit Melania menunjukan hasil rata –rata 7 %. Pada hasil penelitian evaluasi kesesuaian penyimpanan obat maupun ALKES troli emerensi HCU Rumah Sakit Melania menunjukan hasil rata – rata 84 % sesuai dengan SOP Rumah Sakit Melania dan untuk yang tidak sesuai dengan SOP Rumah Sakit Melania menunjukan hasil rata –rata 16 %. Pada hasil penelitian evaluasi kesesuaian penggantian obat maupun ALKES troli emerensi HCU menunjukan hasil rata – rata 88 % sesuai dengan SOP Rumah Sakit Melania dan untuk yang tidak sesuai dengan SOP Rumah Sakit Melania menunjukan hasil rata –rata 12 %.

PEMAHAMAN PASIEN TERHADAP PENGGUNAAN VITAMIN C DI APOTEK KIMIA FARMA DJUANDA BOGOR

Kuandi Tandira Tan; SANTI SYAFTIANI; Siti Mariam
2023 · Book · Open Access

Vitamin adalah zat-zat kimia organik dengan komposisi beraneka ragam yang dalam jumlah kecil dibutuhkan olah tubuh manusia untuk memelihara metabolisme, pertumbuhan dan pemeliharaan normal. Salah satu suplemen vitamin yang sering dikonsumsi berlebihan adalah suplemen vitamin C. Orang yang memiliki riwayat gangguan saluran pencernaan harus lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi vitamin C. Efek samping dari konsumsi vitamin C yang berlebih dapat mengakibatkan, gangguan pencernaan yakni iritasi lambung hingga dapat memicu resiko gangguan ginjal dengan terjadinya asam urat dalam kandung kemih. Penelitian ini bertujuan mengetahui profil pasien yang datang ke Apotek Kimia Farma No 7 Bogor mengetahui pemahaman pasien tentang vitamin C yang dibeli tanpa resep yang datang ke Apotek Kimia Farma No 7 Bogor. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan hasil penelitian dipaparkan secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan jenis kelamin laki-laki dengan jumlah responden 109 orang dan nilai rata-rata pemahaman 83,33% perempuan 68 orang dengan rata-rata nilai pemahaman 81,055%. Berdasarkan usia didapatkan hasil remaja 25 orang dengan nilai rata-rata pengetahuan 77,78%, dewasa 123 orang dengan nilai rata-rata pengetahuan 83,33%, dan usia sebanyak 29 orang responden didapat nilai rata-rata 83,33%. Berdasarkan latar belakan pendidikan SMP 2 orang dengan nilai rata-rata nilai pengetahuan 77,78%, SMA sebanyak 107 orang dengan rata-rata nilai pengetahuan 79,96%, dan Perguruan Tinggi sebanyak 68 orang 86,52%. Latar belakan pekerjaan didapatkan hasil antara lain adalah pegawai sebanyak 92 orang dengan nilai rata-rata pemahaman 83,64%, Wiraswasta 29 orang nilai rata-rata pemahaman 85,82%, buruh 19 orang nilai rata-rata pengetahuan 78,07%, Ibu rumah tangga 23 orang dengan nilai rata-rata pengeahuan 81,16%, dan kategori lain 14 orang dengan nilai pemahaman 75,79%.