AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL, ETIL ASETAT, DAN HEKSANA BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP PENGHAMBATAN PERTUMBUHAN Pityrosporum ovale
Indonesia merupakan negara yang memiliki kelembapan tinggi, dimana kelembapan tersebut merupakan media tumbuhnya mikroorganisme seperti jamur. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh jamur yaitu ketombe. Salah satu penyebab utama timbulnya ketombe yaitu Pityrosporum ovale. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas ekstrak etanol, etil asetat dan heksana dari biji pepaya (Carica papaya L.) terhadap jamur Pityrosporum ovale dengan metode difusi sumuran. Serbuk simplisia dimaserasi secara bertingkat menggunakan pelarut heksana, etil asetat, dan etanol 96%. Dan pengujian aktivitas antijamur Pityrosporum ovale dari masing – masing ekstrak dengan konsentrasi 10%, 15%, dan 20% menggunakan metode difusi sumuran. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol, etil asetat, dan heksana dari biji pepaya mengandung alkaloid, flavonoid, dan tanin. Ketiga ekstrak biji pepaya mempunyai aktivitas antifungi terhadap pertumbuhan Pityrosporum ovale berbeda nyata (α<0,05) satu sama lain. Aktivitas penghambatan pertumbuhan Pityrosporum ovale tertinggi pada ekstrak etanol biji pepaya dengan respon hambat pertumbuhan yaitu kuat (10,9-16,0 mm).