HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN DI APOTEK FARMASI 3 KECAMATAN BABAKAN MADANG KABUPATEN BOGOR
Kepuasan konsumen terjadi ketika apa yang diharapkan oleh mereka berbeda dengan kenyataan dari hasil kerja yang mereka terima. Kualitas pelayanan adalah kualitas jasa merupakan sesuatu yang dipersiapkan oleh pelanggan yang meliputi 5 dimensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran sosiodemografi, kualitas pelayanan, tingkat kepuasan dan hubungan kualitas dan tingkat kepuasan di Apotek Farmasi 3. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional jenis penelitian kuantitatif non-eksperimental menggunakan rancangan cross sectional dengan pengambilan data primer menggunakan kuesioner. Metode pengambilan sampel yang diterapkan adalah purposive sampling yang melibatkan 100 pelanggan sebagai sampel. Hasil dianalisa menggunakan SPSS 26 dengan uji Somer’d. Kualitas pelayanan kefarmasian di Apotek Farmasi 3 dimensi bukti langsung kategori baik (90%), dimensi keandalan kategori baik (91%), dimensi ketanggapan kategori baik (77%), dimensi jaminan kategori baik (69%), dan dimensi empati kategori baik (63%). Tingkat kepuasan pelanggan Apotek Farmasi 3, secara keseluruhan kategori sangat puas (75%) . Hasil pengujian secara Somers’d menunjukkan bahwa dimensi bukti langsung, keandalan, ketanggapan, jaminan dan empati memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat kepuasan pelanggan dengan nilai p-value 0,000<0,005.