Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MAULIDINA YULIASTRI

1 karya publik ditemukan.

2025: 1

PERBEDAAN SELISIH PENURUNAN SKOR WOMAC PADA TERAPI ANTINYERI PASIEN OSTEOARTRITIS DI RUMAH SAKIT MULIA PAJAJARAN BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Osteoartritis (OA) adalah penyakit sendi degeneratif progresif, tidak teratur, yang disebabkan oleh kerusakan biokimia pada tulang rawan artikular (tulang rawan hialin) lutut.Penyakit ini ditandai dengan degenerasi tulang rawan artikular dan terbentuknya tulang baru (osteofit) di ujung sendi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien osteoarthritis di Rumah Sakit Pajajaran Bogor dan mengetahui perbedaan penurunan skor WOMAC dengan pemberian obat antinyeri. Desain penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Kuesioner dan rekam medis akan digunakan sebagai bahan evaluasi. Sebanyak 91 responden diwawancarai dengan menggunakan metodologi survei sumatif. Berdasarkan pertimbangan tersebut, mayoritas responden yang mengikuti survei Western Ontario and McMaster Universities Osteoarthritis Index (WOMAC) berusia 65 tahun ke atas (47,25%) dan berjenis kelamin perempuan (78,02%). Skor keparahan osteoartritis tertinggi adalah grade 3 (38,46%) dengan pekerjaan terbanyak sebagai ibu rumah tangga (51,65%), oat antinyeri yang paling direkomendasikan adalah meloxicam (41,76%), dan skor standar survei WOMAC yang diperoleh setelah pengobatan dengan obat adalah “sedang” (73,63%). Standar setelah pengobatan adalah “ringan” (84,62%). Berdasarkan hasil uji Kruskal-Wallis untuk perbedaan penurunan skor kuesioner WOMAC ditentukan nilai kritis sebesar 0,537 (>0,05) sehingga tidak terdapat perbedaan efikasi yang signifikan antara terapi obat antinyeri pada pasien penderita osteoartritis di Rumah Sakit Mulia Pajajaran Bogor.