OPTIMASI WAKTU MASERASI NATRIUM DIKLOFENAK DALAM JAMU PEGAL LINU YANG BEREDAR DI KECAMATAN BOGOR BARAT

No: 276 Jamu adalah jenis obat tradisional yang sering dikonsumsi oleh masyarakat, salah satu jenis yang ada dipasaran adalah jamu pegal linu. Menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan, Jamu tidak boleh mengandung bahan kimia Obat. Namun, jamu pegal linu di pasaran masih ditemukan mengandung bahan kimia obat, yaitu natrium diklofenak. Pada penelitian sebelumnya, analisis Natrium diklofenak belum disertai dengan optimasi waktu ekstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan waktu maserasi yang optimal dalam jamu pegal linu dan menetapkan kadar Natrium diklofenak dalam jamu pegal linu yang beredar di Kecamatan Bogor Barat. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Hasil waktu maserasi dianalisis menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan Spektrofometri UV-Vis. Sampel dimaserasi menggunakan magnetic stirrer dengan pengadukan konstan pada kecepatan 560 rpm. 10 sampel jamu pegal linu diskrining secara kualitatif menggunakan Kromatografi Lapis Tipis dengan fase diam Silika Gel254 dan fase gerak toluen : aseton (2:1). Sampel dianalisis menggunakan Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 283.5 nm. Hasil menunjukan 5 dari 10 sampel mengandung natrium diklofenak, karena memliki nilai Rf mendekati Nilai Rf standar Natrium diklofenak yaitu 0,538. Waktu Optimal Maserasi pada waktu 30 menit terdapat pada sampel E, F, G, I ( 7,12%, 9,77%, 6,69%, 9,19% ). Dan 90 menit pada jamu simulasi, sampel D ( 8,26%, 11,22 % ). Pada hasil tersebut dapat disimpulkan waktu optimal natrium diklofenak dalam jamu pegal linu antara 30 menit dan 90 menit.